Saat memasuki usia kehamilan 40 minggu, rasanya sudah berat sekali perut ini. Nafas pun sudah terengah-engah. Setelah beberapa kali SC gagal, akhirnya hati kecil mencoba menenangkan diri dan bertekad bahwa aku harus berani dan pasti bisa untuk mencoba melahirkan normal, walau vonis SC sudah ku dapat dari beberapa bidan dan dokter. Aku ingin merasakan perjuangan melahirkan alami.
Pada tanggal 3 Mei 2011, perut sudah terasa tidak nyaman apalagi perut bagian bawah. Makin siang makin tidak nyaman. Untuk menghilangkan ketidaknyamanan aku berusaha untuk tidur. Ketidaknyamanan ini semakin terasa lagi selepas magrib. Aku hitung interval nyerinya, 3 menit sekali. Masih ngobrol berdua dengan suami, sampai pukul 21.15 WIB, aku bangun dari tempat tidur, langsung terasa ada cairan yang mengucur terus dan tak bisa ditahan, aku cuma bengong dengan mimik kaget, dan suamiku bilang ini dah saatnya. Berusaha menenangkan diri, akupun diantar suami dan mertuaku ke RSIA Zahirah Jakarta Selatan. Begitu sampai, langsung masuk ruang bersalin. Setelah diperiksa yang keluar memang air ketuban tetapi pembukaan baru bukaan 2. Sampai pukul 03.00 WIB bukaan sudah sampai bukaan 5. Mulas banget rasanya. Hampir putus asa, tapi suami tetep memberi semangat. Akhirnya sampai pukul 06.00 WIB, bukaan masih saja 5, air ketuban sudah kering dan dedek bayi sudah mengeluarkan kotoran, Ya Allah, selamatkan anakku, doaku dalam hati.
Akhirnya suamiku menandatangani persetujuan untuk SC. Jam 07.30 WIB aku masuk ruang operasi, dan pukul 08.05 WIB, anakku lahir dengan selamat. Alhamdulillah, dzikirpun mengalir dalam hati, air matapun tak terasa sedikit mengalir, setelah berkali-kali gagal SC akhirnya anakku lahir juga pada waktunya, walau dengan SC.



allamdullilah
tapi gimana dengan keadaan kakak sekarang dan bayi nya.
alhamdulillah baik semua..Makasih ya ^_^