Kenangan Pangandaran

Tanggal 24-25 Mei 2008, aku ikut rombongan kantor bapakku berpiknik ke Pantai Pangandaran. Kami berangkat dari rumah jam 06.00 wib dan bis rombongan berangkat dari kantor di Jalan Tamansari Bandung jam 07.30 wib. Perjalanan ditempuh dalam waktu 5,5 jam. Kami tiba jam 13.00, itu pertama kalinya aku ke Pangandaran setelah kejadian Tsunami, terlihat banyak perubahan yang terjadi disana. Sekarang dibadan jalan sudah dibangun tembok penahan gelombang, pantainya terlihat bersih, hotel-hotel dan penginapan disana pun banyak yang baru. Terlihat bersih dan lebih tertata. Kami beristirahat sejenak di penginapan karena cuaca masih sangat terik dan badanku terasa sangat tidak enak sehingga aku memutuskan untuk tidur sejenak.

Jam 16.00 wib setelah mandi terasa badanku lebih enak, dan aku memutuskan jalan-jalan di pantai. Menikmati semilir angin pantai, melihat keindahan pemandangan dan lembayung sore, menjejakkan kakiku diantara pasir pantai, melihat perahu-perahu nelayan untuk menyebrang ke pasir putih dan keceriaan wisatawan berenang ehm… sungguh bisa membuat stressku hilang.

Tetapi sayangnya kami tidak bisa menikmati sunset karena tertutup awan, akhirnya aku dan ortu memutuskan jalan-jalan ke pantai timur sekalian belanja ikan asin jambal roti untuk oleh-oleh. Di pantai timur terdapat toko-toko yang menjual ikan asin dan restoran-restoran seafood. Ini yang aku tunggu-tunggu, makan seafood segar🙂

Karena perut sudah keroncongan, maka kami memilih salah satu restoran seafood di pojokan jalan pantai timur. Aku memilih udang saus padang dan ibu bapakku memilih bawal bakar. Rasanya lumayan enak. Udangnya besar-besar, minimal pemesanan untuk satu jenis yaitu 1/2 kilo. Gak sanggup rasanya menghabiskan udang sendirian karena ortu gak boleh bantu🙂. Setelah makan kami pun keliling-keliling lagi lalu kembali ke penginapan karena angin mulai besar (bapak lagi sakit tenggoran).

Pagi-pagi sekali, setelah mandi, kami pun cepat-cepat ke pantai timur untuk melihat sunrise. Begitu sampai sudah banyak orang disana yang ingin menyaksikan sunrise. Subhanallah, indahnya matahari pagi, walau tidak bisa melihat matahari muncul dari perairan pantai karena tertutup awan.

Setelah itu, kami ke pelelangan ikan, wuih senangnya melihat ikan-ikan yang segar-segar. Ibu pun tergoda untuk membeli udang dan cumi yang besar dan segar untuk dibawa pulang. Untungnya kami cepat-cepat memesan karena jam 7.30 ikan dan seafood itu sudah habis terjual. Kami memesan seafood langsung dimasak dan bisa dibawa ke Bandung karena bumbunya dipisahkan.

Setelah sarapan, aku pun menyebrang ke pasir putih dan berenang disana bersama keluarga temannya bapak. Sayangnya ombaknya pagi itu terasa besar sehingga aku tidak berani untuk melakukan snorkling. Setelah puas berenang-renang aku pun kembali ke penginapan, mandi lalu makan siang. Satu hal yang belum aku coba disana yaitu naik motor UTP.

Jam 14.00 wib kami kembali ke Bandung. Perjalanan yang sangat melelahkan tetapi menyenangkan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s