Istana Negara – Mesjid Istiqlal – Taman Wisata Mekarsari

Hari minggu di long weekend, kemarin tanggal 4 April 2010, aku ikut rombongan ibu-ibu dari pengajian Mutmainah, otomatis aku paling muda sendiri. Kami berangkat dari gerbang komplek perumahan sekitar jam 06.30 WIB, menggunakan bis pariwisata dengan kapasitas 35 orang, dan pemandu travel yang membantu perjalanan kami yaitu Pak Surya, yang merupakan orang terganteng dalam bis, eh gak jadi pak supir ama kernetnya juga laki-laki. Hehehe.

Perjalanan kami seperti biasanya lewat tol Cipularang, keluar tol Paondok Gede, trus masuk tol dalam kota langsung ke tujuan pertama yaitu Istana Negara Jakarta. Kami sampai di istana sekitar pukul 9.30 WIB. Pertama-tama kami mengumpulkan kartu identitas, tidak boleh membawa kamera, tas, yang boleh kami bawa hanya dompet dan handphone, itupun dalam keadaan dimatikan.

Kami berkumpul di depan toko souvenir istana, setelah berbelanja oleh-oleh, barang belanjaan kami titipkan di penitipan barang di toko itu. Setelah itu kami diperiksa satu-persatu untuk masuk ke dalam bis yang disediakan oleh Istana Negara. Kami dibawa sampai ke Gedung Serbaguna untuk menyaksikan film dokumenter mengenai sejarah istana negara. Setelah itu pengunjung dibagi ke dalam 2 kelompok, masing-masing kelompok di pandu oleh satu pemandu protokoler istana dari polwan. Kami berjalan dari GSG ke mesjid Baiturrahman. Sebelum memasuki area mesjid kami harus melalui gerbang pemeriksaan kembali. Setelah itu kami mulai mengelilingi area istana. Kami berpose dahulu di tempat para mentri kabinet berpose setelah dilantik, lalu kami memasuki ruang penerimaan tamu negara, mewah, elegan, penuh benda seni berharga itulah kesan ketika memasuki ruangan bersejarah itu, lalu kami menuju ruang resepsi dimana ruang itu sering dipakai untuk menjamu tamu-tamu negara. Samping ruang resepsi itu ada ruang kerja presiden, ruang penyimpanan bendera pusaka, ruang penyimpanan naskah proklamasi, ruang pantry, ehm 2 ruangan lagi lupa. Lalu kami ke bagian belakang, dimana ada gedung yang disebut istana negara itu sendiri. Dihalaman belakang ada gazebo tempat keluarga presiden bersantai, dahulu biasa dipakai putra-putri Presiden Soekarno bersekolah. Setelah itu kami menyusuri koridor yang berisi foto-foto kegiatan presiden , setelah itu kembali ke mesjid Baiturrahman.

Setelah puas berkeliling, kami kembali ke tempat souvenir itu dan bersiap-siap menuju mesjid Istiqlal, perjalanan yang kami tempuh dari istana ke mesjid istiqlal sekitar 15-20 menit. Kami sholat jama disana. Tidak lama kami disana, tepat pukul satu kami melanjutkan perjalanan ke Cileungsi menuju Taman Wisata Mekarsari. Kami tiba sekitar pukul 14.00 WIB. Lalu kami makan siang disalah satu cafe, namun sayang kemudian hujan turun dengan derasnya sehingga kami belum bisa menikmati pemandangan. Sambil menunggu hujan reda untuk berkeliling, kami mengunjungi toko souvenir dan toko buah-buahan. Souvernirnya berbentuk buah semua, lucu-lucu dan imut-imut.

Akhirnya pukul 16.00 WIB pun hujan mulai reda dan kami bisa berkeliling dengan kereta mengitari kebun buah-buahan. Setelah berkeliling selama +- 15 menit kami pun kembali ke bis menuju ke Bandung. Tepat pukul 21.30 WIB kami tiba di Bandung dengan selamat. Lelah namun menyenangkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s