8 minggu

Yang terasa, makin mual, makin pusing, makin males, makin lemes, pengennya tidur terus. Makan jadi kurang berselera karena rasa mual itu makin sering terasa tak bisa ditahan, hingga menyebabkan muntah. Kalau sudah muntah-muntah bawaan kepala jadi pening, hingga pengennya dibawa tidur saja.

Suami, ibu selalu bilang, bahwa semua rasa harus dilawan, makan gak enak juga harus dipaksain, kalau keluar lagi harus diisi lagi, duh tapi berat sekali rasanya. Walau berusaha untuk menikmati saat-saat ini, karena hal ini yang sudah aku damba-dambakan, namun tetap terasa melelahkan.

Sampai akhirnya tiba waktunya kontrol, pindah dokter ceritanya. Pilih dokter yang sekarang karena atas rekomendasi teman-teman, dokternya baik, sabar dan yang jelas tidak mahal. Pemeriksaan, print usg dan obat semua hanya 185 ribu saja.

Ternyata betul, dokternya baik banget, tapi pas sesi usg, babynya masih terlihat buletan saja belum jelas bentuknya, padahal kalau baca dari literatur, 8 minggu itu sudah terbentuk lekukan-lekukan untuk tangan, kaki, dada, perut. Duuh sempet khawatir, tapi kata dokter gak apa-apa, nanti bisa dilihat lagi bulan depan. Mudah-mudahan kamu kuat dan tumbuh dengan sehat ya nak, karena ibumu ini juga berusaha keras memberi kamu nutrisi yang terbaik. Tuhan, sehatkanlah, kuatkanlah, dan jaga dia dalam penjagaanMu yang sebaik-baiknya. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s