Antara Aku Sebagai Aku, Istri dan Ibu

Sekarang aku bukanlah hanya seorang istri tetapi juga merangkap menjadi seorang ibu dari satu anak, dan sebagai pegawai juga. Setiap hari yang aku rasakan adalah berjibaku dengan memenuhi kewajiban sebagai ketiga fungsi tersebut. Dalam pelaksanaannya perlu keseimbangan jiwa, tenaga dan perhatian. Dan itu semua sangatlah tidak mudah, karena 24 jam sehari rasanya kurang untuk menjalankan kondisi terbaik yang aku inginkan.

Sebelum berangkat ke kantor, pastinya harus mengurus suami dan anak terlebih dahulu, mulai menyiapkan sarapan suami, mencuci baju anak kemudian memandikannya dan menyusuinya, baru menyiapkan diri untuk pergi ke kantor. Setiap pergi ke kantor, selalu merasa sedih ketika harus meninggalkan si kecil dirumah selama hampir 10 jam walau bersama eyang-eyangnya. Rasanya ingin setiap saat berada disisinya untuk melihat setiap detik perkembangannya.

Harus menjadi Super Mom untuk menjalankan ketiga fungsi ini secara bersamaan dan kuncinya adalah managemen waktu (sekarang masih belajar untuk bisa memanage waktu dengan baik karena seringnya sih keteteran). Setelah membaca artikel-artikel, ketemulah tips untuk perempuan pekerja agar bisa balance untuk menjalankan ketiga fungsi ini, antara lain adalah  :

Gunakan waktu untuk kegiatan yang berkualitas, Diantara waktu yang 24 jam dan harus dibagi bagi itu, manfaatkan secara optimal. Jika sedang di kantor kerjakanlah pekerjaan seefisien dan seefektif mungkin, sehingga sebisa mungkin tidak membawa pekerjaan ke rumah. Di rumah luangkan waktu dengan anak dan suami dengan kegiatan yang berkualitas. (walau belum bisa sepenuhnya untuk anak dan suami karena masih harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga lainnya…maklum gak ada khadimat..)

Jalin komunikasi yang hangat antar anggota keluarga, beritahukan kemana akan pergi hari ini kepada anggota keluarga, sehingga kalau ada sesuatu mudah untuk dihubungi, beruntunglah sekarang sudah ada telepon genggam yang gampang dibawa kemana mana.

Perhatikan kebutuhan anggota keluarga, kebutuhan anak seperti memandikan, menyiapkan pakaiannya, susu dan makanannya, dan kebutuhan suami seperti sarapannya, bekalnya (suamiku senang masakan rumah) dan kebutuhan eyang-eyangnya dalam mengasuh cucunya (terimakasih dan maaf merepotkan bapak ibu🙂 ).

Jaga kesehatan dan stamina, karena pastinya waktu tidur akan berkurang (berusaha tidur berkualitas), tenaga ekstra mau tidak mau pasti akan terkuras. Bagaimanapun harus meluangkan waktu untuk istirahat, tidur dan memanjakan diri sendiri.

Sabar, ikhlas … hal itu yang menjadikan aku kuat selama ini, aku niatkan hal ini sebagai ibadah, walau sering juga menangis dan mengeluh sih hehehe… setiap hari harus terus belajar…bismillah🙂

2 thoughts on “Antara Aku Sebagai Aku, Istri dan Ibu

  1. Haii… salam kenal…menarik sekali artikel anda dan blognya juga keren
    saya pencipta lagu anak dan penulis artikel yang berhubungan dengan dunia anak-anak.
    Saya juga punya blog yang berisi lagu2 ana ciptaan saya, dan banyak artikel tentang
    parenting tips, pendidikan kreatif, dongeng pendidikan, dan masih banyak lagi.
    silakan berkunjung ke blog saya di
    http://lagu2anak.blogspot.com

    Kak Zepe

    oh iya..bila berkenan, mari bertukar link..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s